-->

Senin, 17 Oktober 2016

Kembangkan Wisata Bahari, Menpar Dorong Kegiatan Menyelam

Kembangkan Wisata Bahari, Menpar Dorong Kegiatan Menyelam


Bisnis.com, JAKARTA—Kementerian Pariwisata menyatakan pendapatan dari wisata bahari hanya capai US$1 miliar atau 10% dari pendapatan total pariwisata nasional. Untuk itu, pihaknya akan memproyeksikan tumbuh 4 kali lipat menjadi US$4 miliar.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengungkapkan Malaysia sudah mencapai US$8 miliar. Padahal top destination diving hanya 3, sedangkan Indonesia memiliki 33 top destination diving.

Dalam peresmian Komunitas Indonesian Women in Diving, dirinya mengusung adanya kombinasi antara menyelam, belanja, dan kuliner dimana itu adalah kesukaan para perempuan Indonesia.

“Ada tiga hal untuk menciptakan satu perusahaan kuat yakni semangat menjadi terbaik, passion, dan economic value. Dua syarat sudah dimiliki oleh para women divers. Pertama, Indonesia sudah terbukti the best diving spot in the world. Lokasi diving di Tanah Air kita tidak ada yang mengalahkan. Punya coral terhebat, terlengkap, terbaik di dunia. Pantai terpanjang di dunia nomor 2,” paparnya dalam siaran pers, Sabtu (23/7/2016).

Dia menambahkan Indonesia juga termasuk the best snorkel site versi CNN International yang ada di Raja Ampat dan Labuan Bajo, baru disusul Kepulauan Galapagos di lautan Pasifik Ekuador.

Kedua, diver itu sudah pasti punya passion yang sama akan kecintaan keindahan bawah laut.

“Dan terakhir economic value. Diving termasuk Wisata Bahari, yang menyangkut tiga bidang, yakni Coastal Zone atau bentang pantai, Sea Zone antar pulau, dengan yacht dan under water zone atau wisata bawah laut, untuk selam,” ucapnya.

Wisata bahari itu hanya 10% dari total perolehan pariwisata Indonesia. Dari jumlah tersebut untuk underwater hanya 15% di mana angka tersebut sangat kecil nilai dan persentasenya. Diving adalah olahraga atau hobi yang cukup mahal, yang mana para turis harus merogoh koceknya cukup dalam untuk sewa peralatan dan safety ketat.

"Coba dikawinkan antara dive and dine! Menyelam dan restoran atau kuliner," paparnya.

Dia menyebut yang disukai komunitas perempuan adalah keindahan, shopping dan kuliner. Oleh karena itu, Komunitas Indonesian Women in Diving merupakan wadah bagi para penyelam wanita Indonesia untuk melakukan aneka kegiatan positif, terutama dalam hal pelestarian ekosistem laut.

“Saya mengapresiasi positif adanya komunitas ini. Kami berharap komunitas ini dapat membawa dampak positif terhadap pertumbuhan industri wisata selam di Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, peresmian komunitas Indonesian Women in Diving ini juga untuk mengakomodir gerakan membawa kantong kecil atau biasa disebut mesh bag saat menyelam. Gunanya tentu saja untuk memungut sampah yang ditemui oleh para penyelam perempuan ini saat berada di laut atau titik-titik penyelaman. Diharapkan ke depannya, kebiasaan baik ini akan terpupuk dan keindahan bawah laut Indonesia akan terjaga.

Indonesia memiliki lebih dari 700 spot diving dan snorkeling yang sudah punya pamor untuk menyelam antara lain: Sonegat, Pulau Keraka, Pulau Syahrir Batu Kapal, Pulau Hatta, serta Pulau Ai.

Indonesia juga memiliki 20 titik penyelaman di Bunaken-Sulawesi Utara, Taman Nasional Wakatobi, 88 titik penyelaman di Selat Lembeh-Sulawesi Utara serta tiga spot diving di Pulau Weh, Aceh. Sejumlah titik penyelaman yang tersebar di Labuan Bajo, Pulau Komodo, dan Pulau Rinca -NTT, 50 titik menyelam laut Alor, 28 titik penyelaman di Derawan, spot diving di Teluk Cenderawasih dan Raja Ampat, juga sangat-sangat indah.

“Indonesia merupakan pilihan yang tepat untuk tujuan wisata diving. Indonesia adalah negara kepulauan yang memiliki lebih dari 17.000 pulau serta merupakan tempat yang paling banyak diberikan kekuasaan Tuhan yakni salah satunya menjadi pusat dari corral reef triangle yang memiliki berbagai lokasi diving berpanorama indah dan unik.
Sumber : traveling.bisnis.com

Previous
Next Post »