-->

Rabu, 12 Oktober 2016

Untukmu yang Pernah Menyakiti Hatiku, Terima Kasih

Untukmu yang Pernah Menyakiti Hatiku, Terima Kasih

Awalnya cinta terasa sangat indah, tiada hari yang dilewati tanpa senyuman. Entah saat bertemu dengannya atau hanya bisa berbincang melalui pesan singkat, setiap hari pastilah terasa sangat menyenangkan. Tapi, dalam cinta tidak hanya ada senang-senangnya saja karena pastilah akan datang saat dimana kamu dan si dia merasa sudah tak lagi cinta.

Untuk kamu yang cintanya berakhir dengan derita, maka bersyukurlah kepada luka yang ditimbulkannya, karena setelah luka itu sembuh kamu pasti akan langsung berterima kasih atas segala kesedihan yang datang. Ya, bersyukur karena dia yang menyakitimu telah memberikanmu sebuah pelajaran berharga, pelajaran tentang bagaimana mengikhlaskan seseorang yang memang tidak pantas kamu pertahankan.

Dibalik semua kesedihan yang telah ia berikan, pada akhirnya kamu juga harus mengucapkan terima kasih kepadanya. Karena dialah kini kamu menjadi wanita yang tidak lemah dan mudah larut dalam kesengsaraan. Untuk kamu yang masih terpuruk dalam kesedihan, maka cobalah untuk menjadi wanita yang kuat. Berikut ini beberapa tips supaya bisa menjadi wanita tangguh dan ‘tahan banting’.

1. Jika sendiri lebih baik, maka kamu tidak boleh ragu. Coba pikirkan apakah kalau masih bersamanya kamu akan merasa lebih bahagia dibandingkan saat kamu sendirian? Jika pacaran dengannya hanya menambah beban pikiran dan membuatmu lebih sakit hati lagi, maka jangan ragu untuk melepaskannya. Kamu bisa menjadi orang yang paling bahagia meskipun tanpa dia.

2. Tetap berpikir positif. Jangan pernah berpikiran negatif pada dirimu sendiri. Kamu bisa, pasti bisa melewati hari-hari meskipun tanpa dirinya. Banyak cara yang dapat kamu lakukan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan bahagia. Maka dari itu, mulai sekarang kamu harus berpikiran positif terhadap dirimu sendiri.

3. Kamu bisa mengatasi masalahmu sendiri. Belajarlah untuk menyelesaikan semua persoalan sendiri. Mungkin awalnya kamu akan mengalami kesulitan, tapi lama-lama pastinya kamu akan mulai terbiasa. Karena orang yang paling tahu seperti apa beratnya masalah yang kamu hadapi adalah dirimu sendiri.

4. Tetapkan tujuan hidupmu. Jangan pernah bilang kamu sudah tidak punya tujuan hidup, jangan menyerah pada keadaan. Jika si dia bisa melanjutkan hidupnya meski tanpamu, maka kamu juga pasti bisa. Menetapkan tujuan hidup membuatmu akan lebih fokus ketika menjalani hari-hari. Ingat, meskipun tak lagi bersamanya, kamu tetap bisa hidup bahagia.

bintang.com

Previous
Next Post »